Form Diagnosa

Form Diagnosa berfungsi untuk mendiagnosa gejala apa yang dirasakan oleh ikan nemo

Gejala
Keyakinan Gejala
(G-1) Nafsu makan berkurang
(G-2) Aktifitas respirasi meningkat
(G-3) Ikan selalu muncul kepermukaan
(G-4) Ikan menjadi lemah
(G-5) Produksi lendir yang berlebih pada insang
(G-6) Warna tubuh memudar
(G-7) Timbul kerusakan pada kulit
(G-8) Pendarahan subkutan pada kulit
(G-9) Pendarahan epithelial pada insang
(G-10) Mata menjadi keruh
(G-11) Luka pada tubuh inang
(G-12) Produksi lendir berlebih pada tubuh
(G-13) Bintik-bintik pada tubuh, sirip, dan mata
(G-14) Berenang tidak normal atau berdiam didasar
(G-15) Menggosok-gosokan tubuh ke dinding
(G-16) Adanya lapisan velvet (selaput putih)
(G-17) Tubuh berwarna putih,coklat, hingga keemasan
(G-18) Timbul kista (bintil seukuran bintil garam) muncul pada bagian sirip dan tubuh ikan
(G-19) Iritasi dan luka pada kulit ikan
(G-20) Sirip rusak, menguncup atau rontok
(G-21) Ikan stres dan berenang lamban
(G-22) Terjadi lesi pada kulit yang terserang
(G-23) Terjadi hemogari disertai infeksi sekunder
(G-24) Warna tubuh menggelap
(G-25) Kutil di bagian tubuh
(G-26) Mata buram atau keruh sering kali menonjol (eksoptalmia)
(G-27) Tahap awal benjolan muncul dibagian bibir,sirip punggung, hingga sirip ekor
(G-28) Terjadi kematian bertahap atau masal
(G-29) Lesu dan menolak untuk makan
(G-30) Terjadi pembengkakan ekstrim pada sel-sel jaringan
(G-31) Tubuh kurus
(G-32) Hati berwarna kuning
(G-33) Tekstur rapuh atau berminyak